Nasruli Chusna

Bidang media mulai memikat hatinya ketika menjadi juara 1 lomba pidato MAN Tambakberas, Jombang, Tahun 2005. Di samping itu adanya majalah sekolah ‘Elite’juga menjadi tempat menuangkan gairah menulisnya. Dunia media terus digemarinya hingga menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar, Mesir, Tahun 2006. Kesempatan itu digunakannya memantau konflik jalur Gaza, Palestina, melalui media mahasiswa Kairo, Terobosan.

Sepulang ke tanah air, dia lebih senang disebut sebagai pelayan kebersamaan. Tahun 2017 Menginisiasi terbentuknya Forum Studi Gusdurian (FORDiAN), Jannatul Maiyah ‘Serdadu Cinta’, dan Bojonegoro Creative Network (BCN). Sejak tahun 2013 pernah bekerja di media online, cetak dan televisi. Selain itu juga berjejaring dengan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sebagai Korwil II Jawa Timur (hingga sekarang).

Pada tahun 2018 diberi kesempatan bergabung dengan LPPL Radio Malowopati untuk mengampu program Cakrawala Pagi dan Dialog Ayo Masbrow. Saban Sabtu juga masih memandu program musik keroncong yakni Seroja. Melalui radio berharap dapat meningkatkan rasa takut pada Allah SWT. Terutama saat menjiwai surat Al-Zalzalah ayat 4 yang artinya, “pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *