Hadapi Penyakit Mulut dan Kuku, Pemkab Bojonegoro Kolaborasi Semua Elemen

Bojonegoro – Baru-baru ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi problem bagi dunia peternakan. Bahkan menjadi perhatian secara nasional. Menghadapi kondisi ini Pemkab Bojonegoro dalam hal ini Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro berkolaborasi dengan semua elemen. Diantaranya dengan Polres Bojonegoro dan Kodim 0813. Hal itulah yang disampaikan dalam sosialisasi secara live di Radio Malowopati FM, Senin (30/05/2022).

IPDA Juhair, Kanit Binpolmas Polres Bojonegoro dalam paparannya menuturkan sesuai perintah atasan, Polres bekerja secara cepat dalam hal antisipasi penyebaran PMK. Baik pengawasan distribusi dan pendampingan langsung ke peternak melalui Bhabinkamtibmas yang ada di Desa.

“Kami melakukan pendampingan bersama Dokter hewan atau mantri untuk melihat langsung kondisi di kandang peternak. Ketika ada indikasi PMK nanti fihak Dinas Peternakan yang akan menangani, ” Tuturnya.

Fihaknya berharap masyarakat khususnya peternak bila menjumpai tanda-tanda hewan ternak yang terjangkiti PMK, segera menyampaikan agar dapat dilakukan penanganan secara cepat.

Sementara itu drh. Faris Dimaswangi, Medik Veteriner Pertama, dari Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro menambahkan, PMK dapat disembuhkan dengan cara peningkatan imunitas tubuh pada hewan ternak. Dan penyemprotan disinfektan pada kandang Dan kuku hewan ternak.

“Kebersihan kandang sangat penting, selain itu berilah rumput-rumput segar agar ternak mulai nafsu makan kembali, ” Ujarnya.

Terkait indikasi PMK, Faris menuturkan segera sampaikan ke petugas bila menjumpai hewan ternak tidak nafsu makan, air liur berlebih, ada luka di gusi, mulut dan kulit di sekitar kuku, dan demam pada hewan ternak.

Selain itu fihaknya mengingatkan Masyarakat tidak perlu panik menghadapi PMK. Untuk daging dari hasil penyembelihan hewan ternak yang terjangkiti PMK tidak berbahaya untuk dikonsumsi, dengan syarat dimasak dengan suhu tinggi. Hal ini untuk membunuh bakteri. (*/wan

 

LIVE YouTube klikklik

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *